BIN Sasar Perkampungan Nelayan Untuk Vaksinasi Masyarakat di Pesisir Selatan

Vaksinasi Massal Lanjutan Untuk Pelajar dan Masyarakat  door to door di Pesisir Selatan
Vaksinasi Massal Lanjutan Untuk Pelajar dan Masyarakat door to door di Pesisir Selatan (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Badan Intelijen Negara ( BIN ) daerah Sumbar melanjutkan kembali kegiatan vaksinasi di Kabupaten Pesisir Selatan bagi pelajar dan masyarakat door to door untuk dosis kedua, sebelumnya telah dilakukan vaksinasi dosis pertama pada 31 Agustus yang lalu, namun tetap dilaksanakan vaksinasi dosis pertama bagi masyarakat yang belum divaksin.

Vaksinasi dosis kedua terpantau antusias diikuti oleh pelajar dan masyarakat. Budiman, wakil penanggung jawab vaksinasi Binda Sumbar, dalam sambutannya pada acara pembukaan mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemda Pesisir Selatan terhadap terselenggaranya kegiatan vaksinasi.

baca juga: Jumlah Kasus Positif Terus Melandai, PPKM Luar Jawa-Bali Tetap Dilanjutkan Selama Tiga Minggu

"Secara nasional target vaksinasi sekitar 208 juta penduduk Indonesia, hingga saat ini baru terealisasi sekitar 90 juta atau 32 persen. Untuk capaian di Sumbar, diharapkan bisa naik ranking, sehingga kita perlu lebih bergiat lagi dalam mensosialisasikan dan menyelenggarakan vaksinasi,"ungkap Budiman.

Selanjutnya Budiman menjelaskan kendala yang dihadapi salah satunya adanya sebagian masyarakat yang masih enggan divaksinasi.

baca juga: Presiden Minta Percepatan Program Vaksinasi, Ini 3 Daerah dengan Capaian Terendah

"Memang vaksinasi masih menemui kendala, terutama masyarakat yang enggan divaksin karena terpengaruh hoaks. Hal ini harus diantisipasi bersama, terutama mengubah pola pikir masyarakat yang terpengaruh hoaks," ujarnya.

Menurutnya, pemulihan ekonomi nasional tentu tergantung dengan capaian vaksinasi, karena semua sektor akan dibuka apabila capaian vaksinasi sudah baik sehingga diharapkan kekebalan komunal terwujud. Untuk itu, pemerintah terus mengejar target, dengan memberdayakan semua lini.

baca juga: Hari Ini, Seorang Pasien COVID-19 Meninggal Dunia di Tanah Datar

Terkait Vaksinasi yang diselenggarakan Binda Sumbar bersama Pemda Kab/Kota, tercatat telah berlangsung di Kab. Padang Pariaman, Dharmasraya, Pesisir Selatan, sebagian diantaranya ditinjau secara virtual oleh Presiden Jokowi. Untuk selanjutnya juga akan menyasar kabupaten atau kota lain di Sumbar.

Lebih lanjut Budiman mengapresiasi dukungan Forkopimda di Kab/Kota dan semua stakeholder atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi Binda Sumbar.

baca juga: Pengurus dan Kader Solid, DPD PAN Target Enam Kursi DPRD Pada Pemilu 2024

"Perlu dilakukan pendekatan kepada tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan vaksinasi," jelas Budiman.

Sementara itu, Achmad Dailimy, Kabag Ops Binda Sumbar mengatakan, target capaian hari ini sebanyak 2000 pelajar dan 500 warga.

"Terdapat tiga titik vaksinasi hari ini, vaksinasi untuk pelajar dipusatkan di SMK N 1 Painan, kemudian untuk masyarakat dipusatkan di GOR Zaini Zein, sedangkan untuk door to door menyasar kampung nelayan di Nagari Painan Selatan, Kec. IV Jurai," ujar Kabag Ops Binda Sumbar.

Kesempatan itu, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua stakeholder dan mengharapkan agar vaksinasi dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

"Capaian vaksinasi masih rendah, karena kesadaran masyarakat masih belum seperti yang diharapkan meskipun sosialisasi telah dilaksanakan. Hal ini terindikasi dari banyaknya isu hoax yang beredar," kata Bupati.

Dalam penanggulangan Covid-19 di Pesisir Selatan telah dilaksanakan upaya penerapan protokol kesehatan dan vaksinasi, dimana vaksinasi merupakan upaya untuk menimbulkan kekebalan, sehingga apabila terpapar, gejalanya ringan.

Di pesisir selatan vaksinasi telah dilakukan sejak 18 Januari 2021 yang lalu. Hingga saat ini capaian vaksinasi dosis pertama mencapai 12,23 persen, sedangkan vaksin dosis kedua sebesar 5,10 persen.

"Diperlukan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat untuk meningkatkan capaian vaksinasi. Dengan capaian vaksinasi yang tinggi dan merata, maka dapat terwujud kekebalan kelompok, sehingga kelompok rentan juga akan terlindungi." tutup Bupati. (rel)

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri