Diguyur Hujan, Ini Data Banjir dan Longsor yang Terjadi di Pessel

Banjir di Gurun Panjang Pessel
Banjir di Gurun Panjang Pessel (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Hujan yang mengguyur Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat, Rabu 29 September 2021, mengakibatkan terjadi longsor dan banjir disertai pohon tumbang di sejumlah titik.

Kasi Kedaruratan Pessel , Husnul Karim, mengatakan, sejumlah titik bencana yang terjadi diantaranya, banjir di Kecamatan Koto XI Tarusan, tepat di kawasan Cumateh dan Sungai Tawa.

baca juga: Sosialisasi KIP, Sekda Pessel: Informasi Tanpa Literasi Akan Menyesatkan

Di Cumateh, sempat menghambat jalur lintas Padang-Bengkulu, banjir bertahan hingga larut malam. Sedangkan, di Sungai Tawa-Tarusan banjir mengakibatkan tanggul jebol dan menggenangi sawah.

Selain di Koto Tarusan, banjir juga terjadi di Kecamatan Bayan g, tepatnya di Gunung Cerek, Nagari Gurun Panjang. Banjir di kawasan ini, naik sekitar pukul 03.00 WIB, dan hingga kini banjir masih menggenang.

baca juga: Tahun 2022, Pemkab Pessel Dapat DAK Rp 4,9 Miliar Untuk Pembangunan Irigasi

" Banjir masih menggenang, daerah kerendahan sekitar selutut. (rumah yang terendam) sekitar lebih kurang 100 rumah," ungkap Husnul Karim saat dikonfirmasi Klikpositif, Kamis 30 September 2021.

Untuk longsor dan pohon tumbang, ia melanjutkan, tercatat di beberapa titik, diantaranya yang terbanyak di Bukit Biawak. Di kawasan ini longsor terjadi sebanyak 3 titik.

baca juga: Sekda Pessel: OPD Harus Berinovasi dan Selektif dalam Menyusun Program

"Tapi, sampai hari ini sudah bisa dilalui. Hanya sempat menghambat badan jalan malam tadi. Karena memang butuh waktu untuk membersihkan," terangnya.

Sementara, untuk korban jiwa dan kerugian materil, Husnul Karim hingga berita ini diturunkan mengaku masih menghimpun data dan belum ada korban jiwa dan kerugian materil warga.

baca juga: Puluhan Pedagang Gorengan dan Kue Tradisional di Pariaman Dilatih Tingkatkan Kapasitas

"Insyaallah, Alhamdulillah tidak ada (korban). Kalau untuk metaril warga karena air tergenang belum ada laporan sampai saat ini,"tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri