Fakultas Pariwisata UM Sumbar Gelar Masta Bagi Mahasiswa Baru

Masta Fakultas Pariwisata
Masta Fakultas Pariwisata (Istimewa)

BUKITTINGGI , KLIKPOSITIF - Fakultas Pariwisata Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UM Sumbar) menggelar Masa Ta'aruf (Masta) bagi mahasiswa baru tahun akademik 2021-2022.

Masta berlangsung di Convention Prof.Dr Yunahar Ilyas, Kampus III UM Sumbar, Rabu 6 Oktober 2021.

baca juga: Jelang Lawan PSP Padang, Ini Kata Asisten Pelatih PSKB Bukittinggi

Dekan Fakultas Pariwisata Rozi Yuliani, membuka secara resmi acara yang diikuti sebanyak 57 mahasiswa baru tersebut.

Lewat sambutannya, Rozi mengatakan, memilih Fakultas Pariwisata merupakan hal yang tepat, mengingat peranan sektor pariwisata nasional semakin berkembang, dan memberikan kontribusi terhadap penerimaan devisa serta pendapatan daerah.

baca juga: Gandeng BBPOM, Ade Rezki Sosialisasikan Keamanan Obat dan Makanan di Bukittinggi

"Saudara sudah berada di jalur yang tepat demi mencapai masa depan yang bermanfaat dan gemilang. Kita saat ini telah mulai bertransformasi menjadi fakultas yang membanggakan," kata Rozi.

Ia mengajak mahasiswa baru untuk menyatukan visi dan misi dalam menjalankan pendidikan di Fakultas Pariwisata UM. Sumbar.

baca juga: ABTI Bukittinggi Sosialisasikan Olahraga Bola Tangan yang Masih Tergolong Baru

Rozi yakin pendidikan D. IV, kini semakin terjamin untuk melahirkan lulusan dengan kompetensi sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Sementara itu, salah seorang dosen AIK Fakultas Pariwisata UM. Sumbar, Mardalis menyebutkan, UM. Sumbar setiap tahun mengelar Masta untuk menyambut mahasiswa baru. Namun Masta berbeda dengan Ospek, sebab Ospek lebih cenderung tidak terarah dan kurang mendidik.

baca juga: Terjadi di Tengah Malam, Suami Bunuh Selingkuhan Isteri di Malalak Agam

"Perkenalan mahasiswa senior dengan yunior, harus dengan pendekatan yang baik dan tidak harus dengan kasar. Melalui Masta ini, antara senior dan junior akan tercipta hubungan yang baik," ujar Mardalis.

Fakultas Pariwisata UM Sumbar berdiri sejak 2008 dengan Program Studi Perhotelan dan Usaha Perjalanan Wisata.

Hingga kini, belum ada satu pun lulusan dari Fakultas Pariwisata yang menganggur karena kehadiran mereka sangat dibutuhkan di dunia kerja.

(*)

Editor: Hatta Rizal