Reaktor Nuklir Jepang Aman pascagempa

Gempa merusak bangunan di Kumamoto, Jepang bagian selatan, pada 16 April 2016). Regulator nuklir Jepang menyatakan bahwa tidak ada masalah keamanan di pangkalan nuklir Sendai, yang memiliki dua reaktor dan terletak sekitar 120 kilometer arah selatan-tenggara Kota Kumamoto, setelah gempa.
Gempa merusak bangunan di Kumamoto, Jepang bagian selatan, pada 16 April 2016). Regulator nuklir Jepang menyatakan bahwa tidak ada masalah keamanan di pangkalan nuklir Sendai, yang memiliki dua reaktor dan terletak sekitar 120 kilometer arah selatan-tenggara Kota Kumamoto, setelah gempa. (Reuters)

KLIKPOSITIF - Pengatur nuklir Jepang menyebutkan pembangkit listrik tenaga nuklir yang beroperasi di bagian barat daya Pulau Kyushu tidak dihentikan operasionalnya.

Badan Pengatur Nuklir Jepang (Nuclear Regulation Authority/NRA) memantau situasi dengan saksama di empat pembangkit listrik tenaga nuklir setelah mengadakan pertemuan khusus dengan dewan komisaris.

baca juga: Gempa Darat Guncang Bukittinggi, Getarannya Dirasakan di Sejumlah Daerah

"Tidak ada masalah keamanan di pangkalan nuklir Sendai yang berlokasi dekat dengan lokasi gempa ," ungkap kepala NRA Shunichi Tanaka, Senin 18 April 2016.

NRA memantau Genkai, sekitar 100 kilometer arah baratlaut Kumamoto, dan Ikata, sekitar 160 kilometer arah timur dari wilayah gempa .

baca juga: Pakar Gempa Ingatkan Warga Terkait Gempa dan Tsunami yang Masih Mengancam Kota Padang

Sendai dan Genkai, yang memiliki empat reaktor, dioperasikan oleh Kyushu Electric Power, sementara Ikata dimiliki oleh Shikoku Electric Power.

Regulator juga memantau Shimane, pangkalan dengan dua reaktor yang dioperasikan oleh Chugoku Electric Power, yang terletak lebih jauh di pulau utama Honshu.

baca juga: 150 Rumah dan Infrastruktur Publik Rusak Akibat Gempa 6,1 SR di Maluku Tengah

Negara itu telah mengambil sejumlah langkah balik pada energi nuklirnya sejak bencana Fukushima.

Mereka mengaktifkan reaktor pertama di Sendai pada Agustus setelah dua tahun pemadaman, dan reaktor kedua di lokasi itu pada Oktober.

baca juga: Soal Kesiapan Padang Menghadapi Gempa, Begini Kata Badrul Mustafa

Kepekaan terhadap tenaga atom di Jepang tinggi setelah bencana di Fukushima pada 2011, yang dipicu gempa dan tsunami. Sebelumnya, gempa melanda Jepang bagian selatan, pada 16 April 2016.

[Ant]

Penulis: Fitria Marlina