BNPB Tangani Banjir Bima dan Sumbawa

Banjir Bima
Banjir Bima (istimewa)

JAKARTA, KLIKPOSITIF -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) menyatakan besaran dan tingginya banjir yang melanda Kota Bima, Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima dipicu oleh curah hujan yang ekstrem pada Selasa hingga Rabu pagi (20 dan 21/12), serta letak Kota Bima yang berada pada topografi cekungan.

Kepala BNPB , Willem Rampangilei, terus melakukan kontak dengan BPBD Provinsi NTB untuk mengambil langkah-langkah penanganan.

baca juga: BNPB Prioritaskan Evakuasi Korban Gempa Karangasem dan Bangli

Kepala BNPB telah melaporkan kepada Presiden perkembangan penanganan banjir di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Sumbawa. BNPB juga telah memerintahkan Tim Reaksi Cepat BNPB berangkat ke lokasi bencana dan memberikan bantuan. Posko BNPB terus memantau semua perkembangan banjir.

Untuk penanganan banjir tersebut BPBD Provinsi NTB telah berkoordinasi dengan PLN NTB, dimana Delapan genset di gudang BPBD NTB bersama dengan bantuan 2 truk logistik diberangkatkan ke Kota Bima pada malam ini. Selain itu koordinasi dengan Dinas Kesehatan dilakukan untuk mengirim tenaga medis dan obat-obatan.

baca juga: Penelitian: 85 Persen Umat Manusia Tinggal di Daerah yang Sudah Merasakan dampak Perubahan Iklim

BNPB menjelaskan, kebutuhan mendesak saat ini adalah perahu karet, permakanan, air bersih, selimut, obat-obatan, genset, tenda, dan lainnya.

Sehubungan dengan itu, berdasarkan penjelasan BNPB , banjir yang terjadi di Bima dan Sumbawa, siklon tropis Yvette yang saat ini posisinya di Samudera Hindia Selatan Bali, sekitar 620 km sebelah selatan Denpasar dengan arah dan kecepatan gerak Utara Timur Laut telah menyebabkan hujan deras di wilayah Indonesia bagian selatan.

baca juga: Pusatkan Kendaraan Tanggap Darurat Kebencanaan, Pemko Payakumbuh Bangun Hangar Terpadu

Adanya siklon tropis tersebut telah memicu hujan ekstrem di beberapa wilayah di NTB diantaranya Bima dan Sumbawa.

Menurut BMKG, diprediksi siklon tropis ini masih berada di Samudera Hindia sekitar 590 km sebelah selatan Denpasar dengan arah dan kecepatan gerak Timur Laut dan kekuatan 85 km/jam (45 knot).

baca juga: Terjunkan 2 Helikopter Waterbombing, Kebakaran Hutan di Kampar Berhasil Dipadamkan

Dengan kondisi tersebut maka siklon tropis Yvette ini akan memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia berupa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di wilayah Jawa Timur bagian Timur dan Selatan, Bali, NTB dan NTT.
Siklon Tropis Yvette Picu Banjir Bandang di Bima dan Sumbawa

Selain itu gelombang laut dengan ketinggian antara 2.5 - 4.0 meter di wilayah Laut Jawa bagian tengah dan timur, Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, Perairan selatan Jawa Tengah hingga NTB, Selat Bali bagian selatan, Laut Sumbawa, Laut Flores bagian barat. Gelombang laut dengan ketinggian lebih dari 4.0 meter di wilayah Samudera Hindia selatan Bali hingga NTT. (*)

Kondisi tersebut tentu akan berpotensi dapat menambah volume banjir. Hingga malam ini (21/12) kondisi banjir masih merendam Bima. Listrik padam dan komunikasi sulit dilakukan. Bandara Bima belum dapat digunakan karena terendam banjir. (*)

Penulis: Eko Fajri