Ini Permintaan Kapolres Agam ke Wali Nagari dan Camat Soal Penanganan COVID-19

Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan
Kapolres Agam AKBP Dwi Nur Setiawan (rd)

AGAM , KLIKPOSITIF - Kapolres Agam , AKBP Dwi Nur Setiawan mengimbau camat dan wali nagari se Kabupaten Agam untuk gencar melaksanakan vaksinasi di wilayahnya masing-masing.

"Kini capaian vaksinasi kita di Agam terendah di Sumatera Barat, ini harus menjadi perhatian kita bersama," ujar Kapolres saat hadiri rakor wali nagari se- Agam , di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam , Selasa (12/10).

baca juga: Terjadi di Tengah Malam, Suami Bunuh Selingkuhan Isteri di Malalak Agam

Ia mengajak camat dan wali nagari untuk bahu membahu dalam percepatan vaksinasi, karena ini katanya tugas bersama bukan hanya pemerintah daerah dan Polres atau TNI.

"Sebetulnya kita di Agam bukan kesulitan vaksinator atau minimnya vaksin, tapi kesulitan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi," sebutnya.

baca juga: Yuk Lihat Pameran Bonsai di Halaman Kantor Wali Nagari Biaro Gadang Agam

Melalui rakor itu, Kapolres minta camat dan wali nagari untuk berikan pemahaman kepada masyarakat agar mau divaksin, karena ini upaya untuk keluar dari pandemi Covid-19.

Untuk percepatan vaksinasi, katanya, Polres Agam bakal meminta sertifikat vaksin ketika masyarakat yang ingin berurusan seperti, pembuatan laporan kehilangan, SIM, SKCK dan lainnya.

baca juga: PLN Resmikan Lisdes di Empat Desa Kabupaten Agam

"Bahkan Pemkab Agam juga sudah keluarkan edaran, bagi sekolah yang akan melakukan pembelajaran tatap muka, siswa dan gurunya harus wajib divaksin," teragnya.

Sementara itu, Bupati Agam , Dr. H. Andri Warman berharap, apa yang disampaikan Kapolres itu menjadi cambuk bagi camat dan wali nagari, untuk melakukan percepatan vaksinasi di wilayahnya masing-masing.

baca juga: Yayasan Koarsa Gelar Syukuran Milad ke-2 di Panorama Puncak Kabun Singgalang

"Di Agam angka kasus Covid-19 memang sudah berkurang, tapi pelaksanaan vaksinasi tetap dilakukan agar virus corona itu tidak lagi merebak," pintanya pada camat dan wali nagari.

Editor: Rezka Delpiera