Pabrik Toyota dan Honda Ditutup Sementara pascagempa Jepang

Tentara Jepang melakukan penyelamatan korban jiwa pascagempa
Tentara Jepang melakukan penyelamatan korban jiwa pascagempa (http://www.reuters.com/)

KLIKPOSITIF - Pasar saham Jepang anjlok 3 persen, Senin (18/4) setelah gempa bumi berkekuatan hingga 7,3 skala Richter elanda negara itu, Sabtu (16/4).

Indeks saham Nikkei berakhir pagi sesi 3 persen lebih rendah karena para investor menimbang dampak bencana pada rantai pasokan produsen dan asuransi.

baca juga: Gempa Darat Guncang Bukittinggi, Getarannya Dirasakan di Sejumlah Daerah

Dilansir dari laman reuters, produsen utama seperti Toyota, Sony dan Honda ditutup yang mengganggu rantai pasokan di seluruh negeri.

Semua penerbangan komersial ke rusak bandara Kumamoto dibatalkan dan kereta peluru Jepang ke wilayah tersebut ditangguhkan.

baca juga: Pakar Gempa Ingatkan Warga Terkait Gempa dan Tsunami yang Masih Mengancam Kota Padang

Sementara itu, regulator atom Jepang menyatakan tiga pabrik nuklir di wilayah tersebut aman setelah gempa .

Disisi lain, makanana dan logistik sempat terputus kepda para korban akibat longsor. "Kemarin, saya makan tahu dan nasi. Hal yang paling mengkhawatirkan adalah makanan, listrik dan air," kata walikota di salah satu daerah yang terkena gempa .

baca juga: 150 Rumah dan Infrastruktur Publik Rusak Akibat Gempa 6,1 SR di Maluku Tengah

Gempa itu menyebabkan 42 orang meninggal dunia dan memaksa perusahaan-perusahaan besar untuk menutup pabrik-pabrik.

Sekitar 30.000 relawan menjelajahi puing-puing untuk menemukan korban dan membagikan makanan kepada mereka yang tidak bisa kembali ke rumah mereka di pulau Kyushu.

baca juga: Soal Kesiapan Padang Menghadapi Gempa, Begini Kata Badrul Mustafa

"Masih ada orang hilang. Kami ingin melakukan upaya lebih lanjut untuk menyelamatkan orang-orang. Proritas kita adalah keselamatan," ungkap Perdana Menteri Shinzo Abe di Tokyo.

[Fitria]

Penulis: Fitria Marlina