Dengan Cara Ini, Presiden Jokowi Inginkan BUMN Dapat Bersaing di Kancah Internasional

Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada para Direktur Utama BUMN di Hotel Meruorah Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 14 Oktober 2021.
Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada para Direktur Utama BUMN di Hotel Meruorah Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, 14 Oktober 2021. (BPMI Setpres/Laily Rachev)

KLIKPOSITIF - Presiden Joko Widodo menginginkan Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) untuk dapat bersaing di kancah internasional. Oleh karena itu, perlu adanya kemampuan merespons dan mengadaptasi secepat-cepatnya terhadap era revolusi industri 4.0, disrupsi teknologi, dan pandemi Covid-19.

Demikian disampaikan Presiden saat memberikan arahan kepada para Direktur Utama BUMN di Hotel Meruorah Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 14 Oktober 2021.

baca juga: Andre Rosiade Minta Menteri Erick Turunkan lagi Harga Tes PCR di RS-Lab BUMN

"Ini mau kita bawa, BUMN inigo global, bersaing di internasional. Jadi, ya mulai harus menata, adaptasi pada model bisnisnya, teknologinya, paling penting ini. Dunia sudah kayak gini, revolusi industri 4.0, disrupsi teknologi, ada pandemi," ucap Presiden .

Kepala Negara meminta seluruh perusahaan BUMN untuk dapat beradaptasi pada model bisnis baru seiring dengan perkembangan teknologi, salah satunya dengan bekerja sama dan berkolaborasi dengan perusahaan global lainnya.

baca juga: Presiden Jokowi : Para Penyandang Disabilitas Harus Diajak Untuk Menggunakan Teknologi Adaptif

"Kalau mau cepat, kita beradaptasi itu, cara yang paling cepat adalah ber-partner,perusahaan global mana yang paling baik, ajak, pasti mau itu dengan kita," ucapnya.

Di samping itu, Presiden pun mengingatkan perusahaan BUMN untuk memperhatikan aspek perekonomian dan indikator tingkat efisiensi dari investasinya atauinternal rate of return(IRR).

baca juga: Soal Ancaman Covid-19 Varian Omnicron, Ini Kata Jokowi

"Tolong dihitung, karena apa pun BUMN ini adalah perusahaan negara,social impact-nya dihitung juga. Dan yang paling penting,reviewterus keekonomiannya. Berhitung, kalkulasi, sehingga kita bisa tahu pertumbuhan ke depan itu akan seperti apa," tutur Kepala Negara.

Presiden menuturkan, untuk dapat bertahan pada era revolusi industri 4.0, suatu perusahaan perlu menyiapkan SDM dan ekosistemnya agar dapat beradaptasi pada perkembangan teknologi tersebut.

baca juga: Andre Rosiade Minta Aneka Tambang Bikin Smelter Nikel

"Yang namanya transformasi bisnis, yang namanya adaptasi teknologi sudah menjadi keharusan dan tidak bisa tidak. Kita hanya hitungan kita, kita ini balapan," tandas Presiden .

Editor: Haswandi