Peringati Maulid Nabi, Warga Koto Katik Padang Panjaang Gelar Tradisi Malamang

Peringati Maulid Nabi, Warga Koto Katik Gelar Tradisi Malamang
Peringati Maulid Nabi, Warga Koto Katik Gelar Tradisi Malamang (Facebook Kominfo Padang Panjang)

PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF - Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, warga Kelurahan Koto Katik, Kecamatan Padang Panjang Timur adakan tradisi Malamang dengan membakar lamang talang dan tapai hitam, Selasa (19/10).

Dijelaskan warga setempat, Asnida, lamang adalah penganan dari beras ketan yang dimasak dalam seruas bambu, setelah sebelumnya digulung dengan selembar daun pisang. Gulungan daun bambu berisi beras ketan itu dicampur santan kelapa, garam, bawang putih secukupnya, asam, buah kemiri sesuai takaran.

baca juga: Momentum Padang Panjang Bangkit dan Berjaya Gubernur: Teruslah Berinovasi, Menuju Masa Depan Lebih Baik

"Kemudian dimasukkan ke dalam seruas bambu, lalu dibakar sampai matang. Untuk lamanya Lamang bisa matang dengan sempurna, dibutuhkan kurang lebih empat jam," jelasnya.

Kegiatan yang diadakan di salah satu rumah warga ini, turut diramaikan kader PKK Koto Katik, remaja masjid, jajaran kelurahan dan semua lapisan masyarakat. Kegiatan rutin tahunan ini turut di-support Lurah Koto Katik, Akmal Amri, S.Pd, M.Si.

baca juga: Promosikan Padang Panjang, Wako Fadly Amran Jadi Keynote Speaker Kegiatan ICCF

Selain Malamang, rangkaian kegiatan Maulid Nabi ini juga diisi dengan kegiatan tabligh akbar dan lomba keagamaan. Kegiatan ini ditutup dengan "Basuluah Kaliliang Kampuang" yang diiringi shalawat bersama pada Rabu (20/10) malam.

Yanita Fitri Syam, Ketua Pokja 1 PKK Koto Katik berharap, dengan adanya tradisi ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk tetap melestarikan tradisi Baka Lamang.

baca juga: Padang Panjang Terima Tiga Penghargaan Kota Sehat

"Dengan adanya kegiatan Malamang ini kami berharap dapat menjalin silaturahmi antarwarga Koto Katik untuk selalu kompak dan bekerja sama. Serta menjadikan momen ini agar masyarakat meneladani Baginda Rasul Muhammad SAW dan juga hari besar Islam lainnya," ucapnya.

Editor: Fitria Marlina