Putra Solok Harumkan Nama Sumbar di STQH ke-XXVI Maluku Utara

Rusydi Haris Dwi Putra usai menerima piala pada malam penutupan STQH Nasional ke-XXVI di Maluku Utara
Rusydi Haris Dwi Putra usai menerima piala pada malam penutupan STQH Nasional ke-XXVI di Maluku Utara (Ist)

Solok, Klikpositif - Rusydi Haris Dwi Putra, qori asal Kabupaten Solok Sumatra Barat berhasil menjadi juara dalam ajang Seleksi Tilawah dan Hadits Nasional (STQH) nasional di Maluku.

Haris yang turun atas nama kafilah Sumatra Barat, menjadi yang terbaik pertama di cabang Tafsir Bahasa Arab. Putra kelahiran Nagari Surian ini menjadi satu-satunya juara dari kafilah Sumbar.

baca juga: Ketersediaan Darah Masih Minim, PMI Sumbar Upayakan Kerjasama dengan Semua Pihak

Di babak final, Haris berhasil menjadi yang terbaik dengan perolehan nilai 190,83, sementara itu di posisi kedua Amrozy Abdillah dengan nilai 191 katilah Jakarta dan ketiga 182,17 dari Sumatra Selatan.

STQH ke-XXVI di Sofifi, Maluku Utara diikuti oleh 34 Provinsi di Indonesia. Lomba dilaksanakan dari 17-20 Oktober 2021. Empat kategori dipertandingkan diantaranya Seni Al-Qur'an, Hafalan Al-Qur'an, Tafsir bahasa Arab dan musabaqoh Al-Hadits.

baca juga: Geopark Singkarak-Danau Kembar Ditetapkan Sebagai DTWU Terbaik Sumbar

Haris saat dihubungi Klikpositif.com mengatakan, sangat bersyukur dengan capaian yang diraih dalam STQH ke XXVI. Raihan itu tidak terlepas dari dukungan semua pihak, baik keluarga, kafilah dan juga masyarakat.

"Alhamdulillah, bisa jadi yang terbaik di STQH, ini motivasi untuk terus belajar kedepannya," kata Haris yang masih dalam penyebrangan dari Maluku ke Ternate, Sabtu siang (23/10/2021).

baca juga: Raunis Roni Kembali Terpilih Pimpin F-Kuwas

Juara 1 cabang Tafsir Bahasa Arab merupakan juara Nasional perdana yang diraih Haris. Mahasiswa semester tiga pendidikan Sastra Arab di UIN Imam Bonjol Padang itu, bertekad untuk terus berlatih dan memberikan yang terbaik bagi daerah.

"Alhamdulillah, tentunya kedepan akan terus berupaya mempertahankan hafalan, dan memperdalam soal Sastra Arab," tutupnya.

baca juga: Sumbar Terpilih Jadi Pameran Virtual Exhibition FIFGROUP FEST, Ini Jadwalnya!

Haris sudah menjadi Hafizh Al-Qur'an sejak di pondok pesantren (setara SMP), kemudian sempat belajar Bahasa Arab selama satu tahun di Medan.

Dirinya pernah juara Tahfiz 20 juz di Sumbar, dan dalam STQH tahun 2021 Haris awalnya dipanggil untuk cabang Tahfiz, namun karena kemampuan bahasa arabnya bagus, Haris dipercaya turun di cabang Tafsir bahasa Arab.

Editor: Syafriadi