Wisuda ke-60 Politeknik Negeri Padang, Lulusan Terbaik dapat Reward Rp1 Juta

Sejumlah lulusan terbaik PNP fotro bersama usai mengikuti rangkaian wisuda ke-60 yang digelar di PKM kampus PNP.
Sejumlah lulusan terbaik PNP fotro bersama usai mengikuti rangkaian wisuda ke-60 yang digelar di PKM kampus PNP. (ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sebanyak 1.055 orang mahasiswa Polteknik Negeri Padang ( PNP ), mengikuti wisua ke-60 yang digelar di Pusat Kegiatan Masyarakat (PKM) kampus PNP , Senin (25/10/2021).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 orang wisudawan/wati dari masing-masing program studi, menjadi lulusan terbaik dengan predikat pujian dan berhak mendapatkan reward dari PNP sebesar Rp1 juta.

baca juga: Sumbar Integrasikan Program Pendidikan dan Kesehatan

Kemudian di samping itu, dari 1.055 orang yang diwisuda, sebanyak 9 orang telah diterima bekerja di pelbagai perusahaan sejak September kemarin. Bahkan, ada juga yang diterima di Kejaksaan Negeri dan di Laboratorium PDRPI Fakultas Kedokteran Unand.

Direktur PNP Surfa Yondri mengatakan, selain ada 9 orang yang telah diterima bekerja, juga terdapat 4 orang wisudawan yang telah diterima untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi Luar Negeri, yaitu di Kun Shan University.

baca juga: Tingkatkan Kontribusi yang Lebih Besar untuk Bangsa Indonesia, PNP Teken Kerjasama dengan Telkom University

"Mereka yang melanutkan kuliah ke luar negeri itu adalah Berlina Febrianti dari prodi D3 Teknik Komputer, dan tiga orang dari prodi D3 Teknik Telekomunikasi atas Suci Cantika, Nonis Wara dan Khairul Rahman," kata Surfa Yondri dalam sambutan wisuda ke-60 PNP .

Ia juga mengatakan, wisuda ke-60 PNP ini digelar secara hybrid selama 3 hari (23-25 Oktober) dan pelaksanaannya digelar secara offline dan online. Untuk offline diikuti oleh 1.019 orang dan online sebanyak 36 orang.

baca juga: Raih 38 Suara, Surfa Yondri Jabat Direktur PNP Periode Kedua

Wisuda offline yang dilaksanakan ini juga telah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Padang. Dan tentunya, dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Dengan wisuda ke-60 ini, maka jumlah lulusan PNP hingga saat ini berjumlah 23.007 orang dan puluhan ribu lulusan itu telah tersebar bekerja di instansi pemerintah, BUMN, perusahaan swasta nasional dan internasional," ujarnya.

baca juga: Wisuda PNP ke-60, Direktur Pendidikan Vokasi dan Profesi:21st Century Skill jadi Kebutuhan Industri Kerja

Kepada para wisudawan/wati, Surfa Yondri pun berharap agar dapat menjadi sumber daya manusia yang memiliki competitive advantage (keunggulan bersaing), yakni SDM yang adaptif, fleksibel, kreatif, innovatif, menguasai IT, komunikatif, punya sikap leadership yang tinggi, kritis dan punya kemampuan high order thinking.

Di samping itu, atas nama pimpinan dan civitas akademika PNP , ia pun juga berharap dengan pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh, maka diharapkan agar semua wisudawan/wati sukses ketika berkiprah di masyarkat.

"Masyarakat menunggu kiprah para wisawan/wati dalam upaya meningkatkan kesejahteraan mereka melalui transfer teknologi kepada masyarakat, menjadi contoh bagi masyarakat serta mampu menggerakkan potensi yang dimiliki untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.

"Kiprah saudara sebagai alumni Politeknik Negeri Padang akan membawa dampak terhadap Citra Politeknik Ngeri Padang di kalangan stakeholder. Untuk itu, teruslah berbuat nyata di masyarakat, serta jalinlah networking sesama alumni," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Sura Yondri juga memaparkan program strategis yang diluncurkan Ditjen Vokasi, yaitu Link and Supermatch dengan dunia industri dan dunia kerja (IDUKA).

Kata dia, pengalaman bekerjasama dengan PT. Trakindo, PT. PLN, PT. Kurnia Abadi Padang dan beberapa perusahaan lainnya telah memberikan bestpractice, bagaimana melibatkan industri dalam kegiatan pendidikan di PNP .

"Untuk itu, saya selaku pimpinan PNP , akan terus mendorong setiap program studi memiliki fokus kerjasama dengan industri yang relevan dalam bentuk kuliah praktisi, magang bersertifikat dan teaching factory di laboratorium dan bengkel," pungkas Surfa Yondri.(*)

Editor: Riki