Bupati Pessel Minta Pejabat yang Dilantik Harus Loyal Pada Kepentingan Masyarakat

Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar usai melantik pejabat eselon II, III dan IV
Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar usai melantik pejabat eselon II, III dan IV (Kiki Julnasri/Klikpositif.com)

PESSEL, KLIKPOSITIF- Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Rusma Yul Anwar meminta seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Pessel yang dilantik mesti loyal pada kepentingan masyarakat.

"Tidak perlu loyal pada Rusma Yul Anwar. Tapi, loyal lah pada kepentingan masyarakat yang telah tersusun dalam RPJMD kita," ungkap Bupati Rusma Yul Anwar diwawancara usai pengukuhan dan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di lingkup Pemkab Pessel, Kamis 28 Oktober 2021.

Selain loyal pada kepentingan masyarakat, pejabat yang dilantik harus mesti memiliki integritas dalam bekerja, serta tanggung jawab kerja yang sesuai dengan turut kerja yang diamanahkan.

"Integritas sangat penting dalam bekerja. Jadilah pejabat yang amanah. Jangan jadi pejabat yang hanya gagahan dan mewah-mewahan," terangnya

Dalam pelantikan juga hadir Wakil Bupati, Rudi Hariyansyah dan pejabat utama di Polres Pessel dan Kodim 0311 Pessel.

Pejabat eselon II, III dan IV atau pejabat tinggi pratama, administrator dan pengawas dilantik berjumlah 357 orang, 14 diantaranya merupakan pejabat eselon II yang terdiri, 3 pejabat asisten, 3 staf ahli dan 8 kepala dinas dan badan.

Pelantikan ini merupakan pelantikan perdana bagi eselon II usai Bupati Rusma Yul Anwar dan Wakil Rudi Hariansyah dilantik pada Maret 2021 lalu, dan ini termasuk mutasi pegawai terbanyak sejak awal dilantik jadi kepala daerah.

Menurut bupati, semua pejabat yang dilantik hari ini tentu sudah sesuai dengan potensi dan kemampuan di bidangnya masing-masing.

Namun, kendati demikian, bukan berarti tanpa ada evaluasi. Apalagi, harus bertahan dengan hasil kerja yang jelek.

"Ya, tentu ada evaluasi. Jika nanti ada yang tidak sesuai, kita evaluasi pada mutasi berikutnya," tutup bupati.

Pejabat eselon II yang dilantik diantaranya, Gunawan dari Kepala Dinas Perhubungan dimutasi jadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Setdakab Pessel. Yozki Wandri dari Kepala Bappeda dimutasi jadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan.

Ermida Ziswati dari Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik dimutasi jadi Asisten Umum pada Setdakab. Nuzirwan dari Kepala Distanhorbun dimutasi jadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Yespi Nawiarsih Kepala BPKSDM menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik dimutasi menggantikan Ermida Ziswati. Wendi dari Kepala DPMD dimutasi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan.

Hadi Susilo dari Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dimutasi jadi Kepala Bappeda menggantikan Yozki Wandri. Mimi Riarty Zainul dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan dimutasi menjadi Kepala Dinas Perdagangan dan Transmigrasi.

Doni Gusrizal dari Kepala Dinas PSDA menjadi Kepala BPBD. Suhendri dari Kadisdik menjadi Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga. Muhkridal masih tetap dengan jabatan sebelumnya sebagai Kepala Dinas Perkimtan.

Terakhir Junaidi sebagai Kepala Dinas Kominfo dan Dailipal Kepala Satpol PP-Damkar tetap dengan jabatan sebelumnya.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi