Bimtek Operator, Pemkab Solok Segerakan Pemutakhiran DTKS

Pj. Sekda Kabupaten Solok, Medison membuka Bimtek bagi operator DTKS di Gedung Solok Nan Indah
Pj. Sekda Kabupaten Solok, Medison membuka Bimtek bagi operator DTKS di Gedung Solok Nan Indah (Ist)

Solok, Klikpositif - Pemerintah Kabupaten Solok terus berupaya menyempurnakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Data kesejahteraan sosial sangat penting dalam upaya penanggulangan kemiskinan.

Pemerintah Kabupaten Solok melalui Dinas Sosial melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi operator DTKS Nagari, operator TKSK, Pendamping PKH dan Pejuang muda Kemensos RI, Rabu (3/11/2021) di Gedung Solok Nan Indah.

baca juga: ACT Bangun Sumur Wakaf Di Danau Kembar Solok

Bimtek melibatkan Pusdatin Kemensos RI, Bambang Krido Wibowo sebagai narasumber dan juga dihadiri Kadis sosial Provinsi Sumatra Barat yang diwakili Kabid Penanganan Fakir Miskin, Drs.Suyanto.

Penjabat Sekda Kabupaten Solok , Medison mengatakan, penanganan kemiskinan menjadi salah satu prioritas pembangunan kabupaten solok dibawah kepemimpinan Bupati Epyardi Asda.

baca juga: Bidan Diharapkan Dorong Pelaksanaan Program KIA dan KB di Kabupaten Solok

"Langkah itu perlu kita awali dengan mengupdate keberadaan data DTKS, sehingga kita bisa menyediakan data yang akurat dan mutakhir sebagai acuan untuk program penanggulangan kemiskinan," paparnya.

Agar data yang tersaji lebih valid, pihaknya meminta operator dan petugas di lapangan untuk melakukan pendataan secara profesional. Verifikasi dan validasi data yang sudah ada perlu dilakukan.

baca juga: Apkasi Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan di Kabupaten Solok

Dalam penyusunan DTKS, memanfaatkan aplikasi SIKS-NG yang dikelola langsung oleh Pusat Data Informasi (Pusdatin) Kesejahteraan Sosial Kemensos . Dengan aplikasi, petugas akan lebih mudah melakukan verifikasi dan validasi.

"Para petugas data dapat memasukkan profil dan data yang lebih akurat, data akurat lebih menjamin pemerataan dan keadilan pembangunan serta menjamin terpenuhinya hak warga miskin secara proporsional," paparnya.

baca juga: Jadi Kurir Sabu, ASN Ditangkap Polisi di GOR Batu Tupang Solok

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok , Syoufitri mengatakan, percepatan pemutakhiran DTKS mengacu pada SKB 3 Mentri tahun 2020, yakni Mentri Keuangan, Mentri Dalam Negeri dan Mentri Sosial.

"Pemutakhiran DTKS sangat penting agar program penanggulangan kemiskinan bisa terintegrasi dari pusat hingga daerah," tuturnya.

Editor: Syafriadi