Diduga Himpun Dana yang Terkait dengan Teroris, Kemenag Sebut LAZ ABA Ilegal

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Densus 88 menangkap sejumlah pengurus Lembaga Amil Zakat Abdurrohman bin Auf ( LAZ ABA) di Lampung yang diduga menghimpun dana yang terkait dengan teroris .

Staf Khusus Menteri Agama Bidang Toleransi, Terorisme, Radikalisme dan Pesantren Nuruzzaman, memastikan LAZ ABA adalah ilegal karena tidak memiliki izin operasional.

baca juga: Wapres Minta Proses Sertifikasi Halal Produk UMKM Dipermudah

"Izin LAZ ABA sudah dicabut sejak 29 Januari 2021," tegas pria yang akrab disapa Bib Zaman ini di Jakarta, Kamis (4/11/2021).

LAZ ABA berkantor pusat di DKI Jakarta. Karenanya, pencabutan izin diterbitkan oleh Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta.

baca juga: Koruptor dan Pelaku Kejahatan Lainnya di Indonesia Tidak Bisa Lagi Sembunyi di Singapura

"Saya sudah terima Surat Keputusan Kakanwil Kemenag DKI Jakarta No 103 tahun 2021 tentang Pencabutan Izin Lembaga Amil Zakat Abdurrohman bin Auf," jelas Zaman.

"Diktum dalam SK itu menyebutkan, menetapkan pencabutan izin pendirian Lembaga Amil Zakat Abdurrohman bin Auf," sambungnya.

baca juga: Januari 2022, KPU Tanah Datar Tetapkan 264.348 Orang Masuk DPB

Menurut Nuruzzaman, kebijakan pencabutan izin diambil setelah dilakukan monitoring dan evaluasi pasca terjadinya kasus penyalahgunaan kotak amal pada medio Desember 2020 yang juga terjadi di Lampung. Modus ini terungkap oleh polisi dan Kemenag saat itu bersama BNPT dan pihak terkait lainnya melakukan monitoring dan evaluasi.

"Hasilnya adalah terbitnya SK pencabutan izin operasional oleh Kakanwil DKI Jakarta," tegasnya.

baca juga: Targetkan 13 Juta Unit KBLBB Roda Dua pada 2030, Efisiensi Penggunaan BBM Bisa Ratusan Triliun Rupiah

"Jadi, LAZ ABA itu ilegal," tandasnya.

Editor: Eko Fajri