Arus Lalulintas Talu - Panti Sempat Putus Sekitar 10 Jam, Kini Normal Kembali

Tim gabungan saat membersihkan material dan glondongan kayu di ruas jalan lintas tepatnya di Kampung Paroman Talu
Tim gabungan saat membersihkan material dan glondongan kayu di ruas jalan lintas tepatnya di Kampung Paroman Talu (BPBD Pasbar)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Arus lalulintas yang menghubungkan Talu - Panti, Kecamatan Talamau sempat terputus sekitar 10 jam. Hal itu dikarenakan terjadinya longsor yang mengakibatkan jalan lintas tertimbun material dan glondongan kayu.

" Longsor terjadi di Kampung Paroman Talu pada Kamis dini hari. Sekarang arus lalulintas sudah mulai lancar," sebut Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Azhar di Simpang Empat, Kamis (11/11/2021).

baca juga: Puncak Kasus Omicron Diprediksi Pertengahan Februari, Begini Penjelasan Pemerintah

Ia mengatakan sejumlah lokasi di Kecamatan Talamau dilanda banjir dan longsor hal itu dikarenakan tingginya curah hujan yang mengguyur Pasaman Barat.

Selain longsor banjir terjadi di beberapa titik yakni di Jorong Tabek Sirah Nagari Talu, Jorong Benteng Nagari Talu dan Jorong Paroman Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau.

baca juga: Presiden Sebut MotoGP Mandalika Harus Bisa Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

"Sejumlah lokasi dilanda banjir sejak Rabu (10/11) tengah malam. Sedangkan longsor ada juga terjadi di Jorong atau Kampung Halaban. Untuk banjir pagi ini sudah surut sedangkan longsor yang menutupi jalan sudah dibersihkan," katanya.

Ia mengungkapkan tim gabungan BPBD, PU, PMI, Polri, TNI, kecamatan dan masyarakat bahu membahu membersihkan material longsor yang menutupi ruas jalan.

baca juga: Tujuh Tim Sedang Kembangkan Vaksin Merah Putih

"Alhamdulillah sekarang jalan yang sempat putus tertutupi material dan glondongan kayu sudah dibersihkan, kendraan sudah bisa dilalui," ungkapnya.

Menurutnya banjir terjadi akibat hujan lebat yang mengguyur daerah itu hingga tengah malam menyebabkan meluapnya sejumlah anak sungai di daerah itu.

baca juga: ASN Dibatasi Melakukan Perjalanan Luar Negeri, Ini Aturan yang Dikeluarkan Pemerintah

Ada tercatat sekitar 40 unit rumah warga terendam air sekitar satu meter, 10 kepala keluarga mengungsi ke rumah sanak family terdekat dan sekitar 50 kepala keluarga di Jorong Paroman Nagari Sinuruik diungsikan untuk siaga bencana longsor .

"Air sudah surut dan warga yang mengungsi telah kembali kerumahnya masing-masing. Kita juga mengimbau agar masyarakat di Talamau tetap waspadai banjir dan longsor mengingat daerah ini perbukitan, sedangkan potensi hujan masih tinggi," tutupnya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Eko Fajri