Dugaan Penyimpangan Dana COVID-19 2020 di Payakumbuh, Sejumlah Institusi Digeledah Kejaksaan Negeri Payakumbuh

Tim Gabungan Satuan Pemberantasan Korupsi di Perumda Tirta Sago Payakumbuh.
Tim Gabungan Satuan Pemberantasan Korupsi di Perumda Tirta Sago Payakumbuh. (Ist)

PAYAKUMBUH, KLIKPOSITIF- Aktivitas Kejaksaan Negeri Payakumbuh melalui Tim Gabungan Satuan Pemberantasan Korupsi, Senin (15/11) pagi yang mendatangi sejumlah Institusi di daerah tersebut membuat heboh.

Tim gabungan yang dipimpin langsung Ketua Tim, Robby Prasetya yang juga Kasi Intel Kejaksaan Negeri Payakumbuh itu pertama kali menyambangi Kantor Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh di Sawah Padang sekitar pukul 09.15 WIB.

Di kantor tersebut, tim yang berjumlah sekitar delapan orang itu melakukan penggeledahan dan mengambil sejumlah dokumen dari ruangan kepala dinas, bendahara, dan bagian gudang.

Selanjutnya, Tim bergerak ke Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Sago di Kawasan Labuah Basilang Kecamatan Payakumbuh Barat. Di situ, tim diketahui masuk ke ruangan direktur umum.

dikantor yang tengah melayani pembayaran PDAM itu, tim melakukan penggeledahan di ruangan direktur umum. Sejumlah dokumen juga dibawa tim dari ruangan tersebut.

Tidak berhenti sampai di situ, Tim Gabungan Satuan Pemberantasan Korupsi kembali bergerak menuju RSUD Adnaan WD Payakumbuh. Di situ, tim menemui direktur untuk kemudian diminta datang ke kantor Kejaksaan Negeri Payakumbuh guna mengantarkan sejumlah dokumen. Selanjutnya, tim bergerak menuju salah satu bank yang terletak di Simpang Kasda.

Terkait aktivitas penggeladahan yang dilakukan Tim Gabungan Satuan Pemberantasan Korupsi tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Payakumbuh, Suwarsono didampingi Kasi Pidsus, Satria Lerino, dan Kasi Intel, Robby Prasetya mengatakan bahwa pihaknya menyambangi sejumlah instansi berkaitan dengan dugaan penyimpangan dana COVID-19 2020 yang diduga menimbulkan kerugian negara dikisaran ratusan juta.

"Dari institusi tersebut, kami membawa dokumen-dokumen terkait pengadaan Alat Pelindung Diri (APD). Di institusi perbankan juga kita lakukan pencarian dokumen terkait pencairan," katanya, Senin (15/11).

Dia menyebut, institusi yang didatangi tersebut berkaitan dengan pengadaan APD, baik itu Dinas Kesehatan, Perumda Tirta Sago, dan RSUD. (*)

Baca Juga

Editor: Taufik Hidayat

Komentar

Berita Lainnya

Video Terbaru