Rafki Ungkap Kerja Cepat PLN

Rafki Ungkap Kerja Cepat PLN
Rafki Ungkap Kerja Cepat PLN (Ist)

BATUSANGKAR , KLIKPOSITIF - Satu lagi bisnis peternakan ayam resmi jadi pelanggan PLN . Senin (15/11) lalu, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Payakumbuh lakukan selebrasi penyalaan pelanggan pasang baru di satu peternakan ayam yang berlokasi di Jl Pabalutan Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Hadir dalam selebrasi tersebut Supervisor Pemasaran PLN UP3 Payakumbuh Adi Warman beserta tim dan Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Batusangkar Deri Ardovi.

Peternakan ayam milik Rafki Nofiardi ini berlangganan dengan daya 66 kVA untuk mengoperasikan kandang ayam bermuatan 50 ribu ekor ayam. Menurut Rafki, menggunakan listrik dari PLN berbiaya lebih rendah ketimbang menggunakan genset. Apalagi mengingat kandangnya menggunakan blower sehingga membutuhkan daya yang besar.

baca juga: PT Dharmasraya Sawit Lestari Beralih ke PLN

Rafki lantas berterima kasih atas kerja cepat PLN dalam menyulai listrik ke peternakannya. ''Padahal belum ada jaringan ke lokasi peternakan, jaraknya sekitar 100 meter dari bangunan terakhir yang berlistrik. Tapi PLN bekerja cepat untuk penambahan jaringan dan tidak ada tambahan biaya. Dari surat permohonan saya sampai tersambung hanya berselang 1 minggu. Pelayanannya cepat dan baik sekali. Terima kasih PLN ,'' ungkapnya.

Dalam waktu dekat, Rafki juga merencakan penambahan pasang baru pada lokasi kandang ayam yang berada tepat di depan kandang ayam yang baru diresmikan tersebut. ''Peternakan yang satu lagi sedang proses pembangunan. Kami akan segera bermohon pasang baru dengan daya yang lebih kurang sama jika pembangunan telah selesai,'' sebut Rafki.

baca juga: Strategi Dirut PLN Amankan Pasokan Batu Bara Secara Jangka Panjang

Manager PLN UP3 Payakumbuh Edi Saputra menyebutkan, PLN mendukung bisnis masyarakat bidang pertanian, perikanan, peternakan dengan mengupayakan pelayanan permohonan semaksimal mungkin dan sesingkat-singkatnya. ''Ini merupakan peran PLN dalam mendukung pertumbuhan bisnis agriculture di Kota Payakumbuh,'' sebutnya.

Editor: Fitria Marlina