Ratusan Peserta Sekolah Keluarga Diwisuda di Bukittinggi

Sekolah Keluarga Angkatan III
Sekolah Keluarga Angkatan III (Andi/Prokopim)

BUKITTINGGI, KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota Bukittinggi melalui DinasP3APPKB menggelar kegiatan wisuda bagi peserta sekolah keluarga angkatan III.

Wisuda ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Bukittinggi Erman Safar di Auditorium Pustaka Bung Hatta, Selasa 23 November 2021.

baca juga: Kejati Sumbar Proses Laporan LSM Arak Soal Pasa Ateh Bukittinggi

Kepala DinasP3APPKB Tati Yasmarni mengatakan, kegiatan sekolah keluarga ini telah berjalan pada tahun ketiga kendati sempat terhenti akibat pandemi.

Tati menyebutkan, pada tahun ketiga ini, dilaksanakan 16 pertemuan. 12 kali merupakan pertemuan tatap muka dan 4 kali kuliah umum. Dalam kuliah umum, pematerinya termasuk Wali Kota Erman Safar.

baca juga: Pedagang Pasar Bawah Terima Bantuan dari Kemenkop UKM RI

"Tahun lalu karena pandemi, program ini ditiadakan. Jadi, peserta sekolah keluarga tahun ini adalah peserta yang direkrut tahun 2020 silam," ungkap Tati.

Peserta sekolah keluarga angkatan ke III tahun 2021 ini, berjumlah 720 orang. Dimana setiap kelurahan yang terdiri dari 24 kelurahan, diberi kesempatan untuk mengurus rata rata 20-30 peserta.

"Dalam pelaksanaannya, hanya 533 yang diwisuda hari ini, yang memenuhi syarat. Wisudawan di kecamatan MKS berjumlah 186 orang dari 9 kelurahan, wisudawan kecamatan Guguak Panjang berjumlah 161 orang dari 7 kelurahan dan wisudawan kecamatan ABTB berjumlah 186 orang dari 8 kelurahan," ucapnya.

baca juga: Wali Kota Rayakan Lolosnya PSKB Bukittinggi ke Final Liga 3

"Dari 7 misi Bukittinggi Hebat kegiatan sekolah keluarga ini, masuk dalam Hebat di bidang kesejahteraan masyarakat. Dimana, output dari sekolah keluarga, bagaimana tercipta ketahanan keluarga," ujar Tati melanjutkan.

Ketua TP PKK Bukittinggi Fiona Erman Safar menjelaskan, sekolah keluarga ini, bertujuan untuk meningkatkan indeks pembangunan keluarga, yang diukur dari tiga dimensi, ketentraman dengan empat indikator, kemandirian dengan 5 indikator dan kebahagiaan dengan 2 indikator.

baca juga: Lomba Cipta Menu B2SA digelar, Walikota Erman: Ciptakan Menu inovatif bernutrisi.

"Target kita, seluruh keluarga dapat mengikuti sekolah keluarga, karena materi yang diberikan sangat dibutuhkan untuk membangun keluarga yang berkualitas," ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menyampaikan, sekolah keluarga, diharapkan dapat membangun ketahanan keluarga sehingga apa yang telah didapat dalam program ini bisa disampaikan ke pihak lain.

"Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini maka tercipta ketahanan keluarga yang kuat dan keluarga mengarah ke yang lebih baik," ujar Erman Safar.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Forkompimda, LKAAM, Camat maupun Lurah.

(*)

Editor: Hatta Rizal