Buka Pelatihan Wirausaha, Ketua TP PKK Solsel : Ilmu Yang Diperoleh Jangan Dibawa Tidur

Ny. Erniati Khairunas saat membuka Pelatihan WUB Produktivitas di Disnakertrans Solok Selatan
Ny. Erniati Khairunas saat membuka Pelatihan WUB Produktivitas di Disnakertrans Solok Selatan (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Ketua TP PKK Solok Selatan Ny. Erniati Khairunas membuka Pelatihan Wirausaha Baru (WUB) yang dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Solok Selatan , Sumbar, Rabu 24 November 2021.

Saat membuka pelatihan tersebut, Erniati Khairunnas memberikan pesan menohok kepada peserta.

baca juga: Pembangunan Jalan Poros Abai Solsel Dilaksanakan Tahun 2022 Daliyus : Mari Kita Dukung dan Awasi

"Jangan sampai setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, ilmu yang diperoleh dibawa tidur atau tidak dimanfaatkan," kata Erniati

Dia berharap semua peserta yang mengikuti pelatihan tersebut bisa mendapatkan manfaat, guna peningkatan ekonomi keluarga bahkan mampu menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar tempat berusaha.

baca juga: Ucapkan Sumpah Janji Sebagai Wakil Ketua DPRD Solok Selatan, Yendri Susanto : Terima Kasih Kepada Semua Pihak Yang Telah Membantu

"Ke depan mari ibu-ibu, kita mindset dan tingkatkan produktivitas. Jika biasanya kita hanya menerim, kedepan agar bertekad juga bisa memberi," katanya.

Menurutnya, untuk membuka usaha atau berwirausaha jangan selalu mengeluhkan modal tetapi harus berani memulai usaha dan merintis usaha dari bawah.

baca juga: Bahas Jaringan Kelistrikan, PLN Solok Kunjungi Bupati Solok Selatan

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga kerja dan transmigrasi Solok Selatan Basrial didampingi Kepala seksi pelatihan Ira rahayu solika menjelaskan kegiatan Pelatihan Wirausaha baru produktivitas tersebut diikuti oleh 20 orang peserta.

"Syarat pesertanya sudah memiliki dasar usaha kecil dan belum berkembang, mereka kita latih dan motivasi agar usaha yang mereka geluti bisa berkembang dan meningkatkan ekonomi mereka," kata Basrial

baca juga: PKBM Dharma Nagari Solok Selatan Latih Barrista Kopi Dengan Program Life Skill

Dia melanjutkan setiap peserta mengikuti pelatihan tersebut selama lima hari, dengan materi dua hari teori dan praktek tiga hari serta fasilitas transportasi, alat tulis dan sertifikat dengan instruktur pelatihan dari dinas tenaga kerja provinsi Sumatera Barat.

"Peserta kita motivasi dan latih bagaimana menciptakan produk, mengemas dan memasarkannya," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi