Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan di Tanah Datar, Ini Kronologisnya

Pelaku EJ di Mapolres Tanah Datar
Pelaku EJ di Mapolres Tanah Datar (humas polres)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Kasus penganiayaan yang menyebabkan korban jiwa dan cukup menghebohkan warga Tanah Datar di Nagari Gurun Kecamatan Sungai Tarab, Selasa malam 23 November 2021, berhasil diungkap Polres Tanah Datar .

Kapolres Tanah Datar AKBP Rohkmat Hari Purnomo melalui Kasat Reskrim Iptu Syafri di Pagaruyung, Rabu 24 November 2021 menyebutkan korban bernama Jefrizal dan Silla alias Ateng dengan terduga pelaku EJ (48 tahun).

baca juga: Lounching Pilwanag Serentak, Pemkab Tanah Datar Harapkan Berlangsung Aman dan Lancar

Kasat Reskrim menjelaskan, kejadian berawal dari laporan polisi yang disampaikan oleh salah seorang warga Nagari Gurun ke SPKT Polres Tanah Datar , bahwa telah terjadi penganiayanan terhadap dua orang laki-laki.

"Awal kejadian bermula saat kedua korban Jefrizal dan Silla alias Ateng menemui pelaku EJ yang sedang minum kopi di sebuah kedai di Nagari Gurun," tutur Syafri.

baca juga: Puluhan Orang Terjaring Razia Kartu Vaksin di Tanah Datar

Begitu melihat EJ yang sedang duduk di warung Silla alias Ateng langsung mencekik leher EJ kemudian terjadi perlelahian antara korban dan pelaku EJ. Dalam perkelahian tersebut pelaku EJ mengeluarkan pisau dan langsung menikam Silla alias Ateng. Melihat hal tersebut korban Jefrizal berusaha untuk lari, kemudian dikejar oleh EJ dan terjadi perkelahian.

Dalam perkelahian tersebut EJ kembali menggunakan pisaunya untuk melukai Jefrizal, melihat kedua korban yang sudah tidak berdaya kemudian EJ melarikan diri bersembunyi di rumah keluarganya d Ladang Koto, Kecamatan Sungai Tarab.

baca juga: Disdukcapil Tanah Datar Cetak KTP-el di Rumah Warga, Ini Syaratnya

Atas bantuan Kepala Jorong dan warga setempat kedua korban dilarikan ke RSUD Ali Hanafiah Batusangkar, namun malang bagi Jefrizal akhirnya meninggal di rumah sakit dengan satu luka tusukan di bagian perut, sementara Silla sampai sekarang masih dalam perawatan intensif.

Atas bantuan informasi yang disampaikan masyarakat akhirnya pelaku EJ dapat diamankan di Ladang Koto tanpa perlawanan.

baca juga: Percepatan Vaksin di Tanah Datar, Ini Langkah Dua Anggota Dewan

"Motif kejadian penganiayaan yang berujung maut ini masih kita dalami," tutur Syafri. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Haswandi