Biden Akan Kembali Berlakukan Kebijakan Era Pemerintahan Donald Trump Terkait Imigran

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden akan mulai memulangkan kembali para pencari suaka ke Meksiko minggu depan, berdasarkan kebijakan imigrasi yang dikenal dengan nama "Tetap di Meksiko" yang sempat diberlakukan pada masa pemerintahan Donald Trump, demikian dilansir oleh Axios pada Rabu (24/11).

Laporan tersebut juga menyatakan pemerintahan Biden akan menawarkan kepada mereka opsi untuk mendapat vaksin COVID-19 sebelum dipulangkan.

baca juga: Seorang Remaja Lepaskan Tembakan di Sekolah, 3 Tewas dan 8 Terluka

Dilansir dari VOAIndonesia, Kementerian Luar Negeri Meksiko dan lembaga migrasi nasionalnya tidak segera menanggapi permintaan komentar akan hal ini.

Akhir bulan lalu, sebuah memo Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan upaya baru untuk mengakhiri program imigrasi yang dimulai pemerintahan Trump sebelumnya, yang memaksa para pencari suaka untuk menunggu di Meksiko sambil menunggu sidang pengadilan imigrasi Amerika.

baca juga: Varian Baru Corona "Omicron", Biden Tetapkan Pembatasan Perjalanan dari 8 Negara di Afrika

Awal tahun ini pemerintahan Biden untuk pertama kalinya mengakhiri program, yang secara informal dikenal sebagai "Tetap di Meksiko," namun secara resmi dikenal sebagai Protokol Perlindungan Migran. Tetapi, seorang hakim federal memerintahkan kepada pemerintah untuk memulai kembali program itu dengan alasan pemerintah telah gagal mengikuti prosedur regulasi yang tepat.

Mahkamah Agung Amerika pada bulan Agustus menolak upaya banding pemerintahan Biden atas putusan pengadilan yang lebih rendah tersebut.

baca juga: Taliban dan AS Bahas Bantuan Kemanusiaan Untuk Afghanistan

Akhir Oktober lalu para pejabat mengatakan pemerintah akan terus mengambil langkah-langkah untuk memulai kembali program itu pada pertengahan November, untuk mematuhi keputusan hakim.

Editor: Eko Fajri