Nenek Penjual Ikan Keliling Kehabisan Modal: Terima Kasih Pak Andre, Saya Bisa Jualan Lagi

Pengurus Gerindra Sumbar menyerahkan bantuan modal usaha dan sembako dari anggota DPR RI Andre Rosiade untuk Marliana di Kampung Tanjung, Pauh, Kota Padang.
Pengurus Gerindra Sumbar menyerahkan bantuan modal usaha dan sembako dari anggota DPR RI Andre Rosiade untuk Marliana di Kampung Tanjung, Pauh, Kota Padang. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Sudah hampir dua pekan, Marliana (65) tak berkeliling untuk berjualan ikan segar kepada pelanggannya di kawasan Kecamatan Pauh, Kota Padang.

Pasalnya, modal untuk membeli ikan di Pasar Gaung tak ada lagi, terpakai untuk biaya hidup sehari-hari. Akibatnya, pemasukan harian nenek yang tinggal bersama seorang cucunya ini terganggu dan menghkawatirkan.

Informasi itu sampai ke telinga tetangganya yang mencoba memberikan informasi kepada kader Gerindra. Karena, sering melihat Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade membantu warga yang sakit dan juga kekurangan modal usaha. Tak lama berselang, bantuan modal usaha itu datang diantarkan ke rumahnya.

"Alhamdulillah, terima kasih pak Andre Rosiade. Dengan modal ini saya bisa berjualan kembali. Sudah lama tak berjualan, tak tahu lagi apa yang mau kami makan," katanya.

"Semoga menjadi berkah bagi kami dan pak Andre, semoga sukses selalu," kata Marliana di rumah sangat sederhananya usai menerima bantuan modal dan sembako yang diserahkan Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar Nurhaida dan tim.

Nenek Eli--sapaan akrab Marliana di lingkungan rumahnya di Kampung Tanjung, RT 3 RW 3, Kecamatan Pauh biasanya setiap pukul 05.30 WIB berangkat bersama cucunya dengan motor membeli ikan di Pasar Gaung, Padang Selatan.

"Biasanya modal saya setiap hari sekitar Rp400-600 ribu membeli ikan. Saya tak mau menjual mahal-mahal, dapat untung untuk makan saja sudah," katanya yang mengaku sudah berjualan ikan keliling sejak muda.

Marliana menyebutkan, dia biasa berjalan mulai dari Simpang Piai sampai Simpang Malintang, Kecamatan Pauh. Sekitar 6-10 kilometer per hari. Sejak pagi sampai tengah hari, ikan-ikannya sudah habis.

"Tapi itulah, kemarin sempat tak berjualan dan modal habis. Tak bisa berjualan sementara. Alhamdulillah, ada yang membantu," kata Marliana yang rumahnya masih terbengkalai usai dirobohkan gempa besar 2009 lalu.

Nurhaida yang mengantarkan bantaun bersama Wakil Sekretaris Gerindra Sumbar Zulkifli, Hendra Zola (wakil bendahara) dan Rina Shintya (wakil bendahara) menyebutkan, informasi keluarga Marliana ini didapatnya dari kader Gerindra Wahyu Hidayat dan warga sekitar. Karena yang diminta adalah modal usaha, mereka pun mengantarkannya.

"Kami antarkan modal usaha untuk Nenek Eli dan juga sembako untuk makan sehari-hari. Semoga dengan ini bisa berjualan kembali dan mendapatkan pemasukan harian yang lebih baik," ujar Nurhaida.

"Kami juga akan mengusahakan rumahnya masuk dalam bedah rumah pak Andre Rosiade 2022 mendatang," sambung Nurhaida yang juga Sekretaris PD PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Sumbar ini.

Anggota DPR RI Andre Rosiade menyebutkan, pandemi Covid-19 yang belum tahu kapan akan berakhir ini membuat banyak usaha kecil terganggu. Termasuk yang mengandalkan pemasukan harian. Saat tidak berjualan, ekonomi keluarga langsung terdampak.

"Semoga sedikit modal dan sembako yang kami kirimkan berkenan bagi Nenek Eli, dan sehat selalu hendaknya," kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini. (*)

Baca Juga

Editor: Riki