Pelaku Seni Tradisi Solsel Diberi Pendidikan dan Pelatihan

Jasadi Adit (12) Tukang Rabab Cilik Bersama Kadis Pariwisata Solsel, Manajemen Nan Jombang, Kabid Kebudayaan, Dosen ISI Padang panjang dan Sekdis Pariwisata
Jasadi Adit (12) Tukang Rabab Cilik Bersama Kadis Pariwisata Solsel, Manajemen Nan Jombang, Kabid Kebudayaan, Dosen ISI Padang panjang dan Sekdis Pariwisata (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Guna melestarikan seni dan budaya Minangkabau khususnya Dinas Pariwisata dan kebudayaan Solok Selatan ( Solsel ) laksanakan Pendidikan dan pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Sanggar Tradisi.

Kepala Dinas Pariwisata Solok Selatan, Harry Trisna mengatakan pendidikan dan pelatihan tersebut meliputi pengelolaan manajemen sanggar seni tradisi sehingga bisa tetap eksis ditengah gempuran seni modern dengan mendatangkan narasumber yang berkecimpung dalam dunia seni tradisi Minangkabau.

baca juga: Pemerintah Inggris Cabut Berbagai Aturan Terkait Pandemi Covid-19, Kembali Mendekati Kehidupan Normal

"Dengan meningkatkan Ilmu serta kemampuan manajerial pelaku seni tradisi, Diharapkan seni tradisi Solok Selatan tetap dilestarikan dan diwariskan ke generasi muda," kata Harry Trisna.

Dosen institut seni Indonesia (ISI) Padang panjang, Susasrita Loravianti mengatakan agar kebudayaan dan seni tradisi Solok Selatan tetap lestari, para sepuh pelaku seni, Ninik mamak didaerah itu diharapkan berperan menceritakan dan mengajarkan Generasi muda.

baca juga: Penambang Emas Tradisional di KPGD Berharap Kembali Bisa Menambang, Polisi: Kalau Ilegal Jelas Langgar Hukum

"Orang tua, Niniak mamak perlu menceritakan memberitahukan Generasi muda, seperti apa kesenian yang ada, apa fungsinya, kapan bisa ditampilkan dan sebagainya, sehingga generasi muda tahu dengan seni dan budaya mereka," katanya.

Tetapi imbuhnya, jika generasi muda hanya melihat tanpa pengetahuan dan tidak mengetahui sejarah seni dan kebudayaan tersebut tentu seni dan kebudayaan Minang yang penuh history tidak begitu diminati oleh generasi muda.

baca juga: Audy Optimis, 2022 Pertumbuhan Ekonomi Sumbar Capai 5 Persen

"Sesepuh seni dan kebudayaan kami harapkan terus berbagi ilmunya, sehingga seni dan kebudayaan tetap terjaga, dan generasi muda diharapkan tetap mempelajari nilai-nilai seni dan kebudayaan yang ada tanpa harus menunggu," harapnya.

Senada penari dan manajer Nan Jombang dance Angga Mefri mengatakan guna memajukan serta melestarikan seni dan kebudayaan Solok Selatan dibutuhkan kepedulian semua pihak.

baca juga: China Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap COVID-19 Saat Musim Perjalanan Tahun Baru Imlek Dimulai

"Ketika cinta Kita dengan kebudayaan kita sendiri, pasti secara bersama kita sadar dan peduli untuk memajukan kebudayaan tersebut," katanya.

Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata Solok Selatan Theresa Febrysta Fuad menyebutkan kegiatan Pendidikan dan pelatihan Peningkatan (SDM) Sanggar Tradisi tersebut diikuti oleh perwakilan seluruh sanggar seni dan tradisi didaerah itu.

"Ada sanggar tari, silat, Indang, Rabab, batombe serta seni tradisi lainnya dengan jumlah peserta 50 orang," katanya.

Salah seorang peserta pelatihan tersebut Dee Van Sangir mengatakan dibutuhkan perhatian dari pemerintah agar pelaku seni dan tradisi kebudayaan didaerah itu tetap bisa eksis.

"Kita berharap pembinaan seperti ini tidak sekali saja, tetapi berkelanjutan, kami berharap kepada pemerintah dan DPRD tetap memberikan perhatian dari segi anggaran, sehingga seni tradisi Solok Selatan tetap bisa dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Fitria Marlina