Momentum Padang Panjang Bangkit dan Berjaya Gubernur: Teruslah Berinovasi, Menuju Masa Depan Lebih Baik

Momentum Padangpanjang Bangkit dan Berjaya Gubernur: Teruslah Berinovasi, Menuju Masa Depan Lebih Baik
Momentum Padangpanjang Bangkit dan Berjaya Gubernur: Teruslah Berinovasi, Menuju Masa Depan Lebih Baik (Facebook Kominfo Padang Panjang)

PADANG PANJANG, KLIKPOSITIF - Tepat 1 Desember, Kota Padangpanjang merayakan puncak peringatan Hari Jadi Kota (HJK) ke-231 pada Rapat Paripurna DPRD yang dihadiri segenap unsur pemerintah daerah di Sumbar, Forkopimda dan kalangan masyarakat di gedung dewan kota setempat, Rabu (1/12) kemarin.

Ketua DPRD Padangpanjang , Mardiansyah atas nama pimpinan dan anggota dewan menyampaikan sesuai dengan Pasal 2 Peraturan Daerah (Perda) Kota Padangpanjang Nomor 17 Tahun 2004 tentang penetapan HJK Padangpanjang 1 Desember 1790.

baca juga: Tim Narapatih Presentasikan Dua Program kepada Wako Fadly Amran

Rapat Paripurna DPRD tersebut disampaikannya sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah Allah SWT yang senantiasa memberkahi kota berhawa sejuk itu hingga terus berkembang dan bergerak maju sejajar dengan kota-kota lain, serta makin matang di usia ke-231 tahun itu.

Hari Jadi Kota Padang Panjang di hadiri oleh tokoh masyarakat
Hari Jadi Kota Padang Panjang di hadiri oleh tokoh masyarakat

Meski berlangsung di tengah pandemi Covid-19 hampir dua tahun belakangan, kami berpesan dan berharap terhadap seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga semangat kerja meningkatkan kesejateraan bersama. Janga jadikan pandemi ini, menjadi penghalang bagi kita untuk berkontribusi terhadap kemajuan Kota Padangpanjang yang lebih baik lagi ke depan.

baca juga: Vaksinasi Booster Perdana Digelar di Rupajang

Mardiansyah atas nama seluruh anggota DPRD Padangpanjang , juga menungkapkan rasa terima kasih atas kesuksesan Padangpanjang di jelang perayaan HJK ke-231 tahun, telah mengukirkan prestasi membanggakan dengan sukses sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ Nasional tingkat Sumbar. Ini merupakan capaian luar biasa di beberapa tahun terakhir bagi kota berjuluk Serambi Mekkah itu.

Kehadiran tokoh masyarakat di Hari Jadi Kota Padang Panjang
Kehadiran tokoh masyarakat di Hari Jadi Kota Padang Panjang

"Pada helat HJK yang meski digelar secara sederhana, namun kita yakini bersama tidak mengurangi makna peringatan hari jadi kota yang sama-sama dicintai ini. Semoga dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, selalu padu seiring sejalan memajukan dan mengharumkan nama Kota Padangpanjang di tingkat nasional dan mungkin ke tingkat internasional," ungkap Mardiansyah usai membuka Rapat Paripurna yang terbuka untuk umum tersebut.

baca juga: Desa Wisata Kubu Gadang Padang Panjang Terus Kembangkan Potensi

Selain itu disampaikan Mardiansyah, nasihat tokoh masyarakat, alim ulama dan niniak mamak selalu menjadi bahan masukan bagi pemerintah dalam menggapai Kota Padangpanjang yang lebih baik lagi. Meski selama dua tahun belakangan kemampuan keuangan daerah sangat terbatas, dirinya menyampaikan telah disikapi dengan baik oleh pemerintah Kota Padangpanjang .

Penghargaan untuk Kota Padang Panjang
Penghargaan untuk Kota Padang Panjang

"Meski sebagian besar anggaran tersedot penanganan Covid-19, namun sejumlah pembangunan fisik dan non fisik tetap menjadi prioritas meski secara kuantitas harus menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah," papar Mardiansyah sembari menegaskan agar pemerintah dapat mengimplementasikan tema HJK berupa Padangpanjang Bangkit dan Berjaya tersebut secara kongkrit nantinya.

baca juga: Produk Keju Mozzarella Sudah Ada di Padang Panjang

Perwakilan niniak mamak dari Kerapatan Adat Nagari Gunung, Syahrial Datuak Pandak mengaku sangat merasakan gerak pembangunan oleh pemerintah yang tidak terlapas dari peran bersama masyarakat nagari di kampung dan perantauan. Kiprah kepemimpinan sejak Walikota pertama hingga periode Fadly Amran, telah menjadikan kota kecil berhawa sejuk itu bermarwah dan bermartabat seperti yang dirasakan saat ini.

Selama tiga tahun kepemimpinan Fadly Amran, sama dirasakan telah menjalankan kebijakan di berbagai sektor dengan sangat baik bersama Wawako Asrul. Namun dengan segala keterbatasan dan kendala yang dihadapi, Pemko Padangpanjang tetap konsisten mengoptimalkan program pembangunan ekonomi, pendidikan bernuansa Islami dan penguatan budaya.

"Melihat berbagai prestasi yang diukir Padangpanjang , tentunya ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjada dan mempertahankannya. Kedepan diharapkan untuk dapat berusaha lebih meningkatkan lagi untuk mencapai Padangpanjang bankit dan berjaya," ucap Syahrial Datuk Pandak.

Wali Kota Padangpanjang , Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano menyampaikan banyak kegiatan yang sudah sukses dilakukan secara bersama-sama. Pemerintah daerah Kota Padangpanjang dikatakannya tetap fokus dalam pembinaan sebagai pemerintah yang cerdas dan berintegritas sebagai slogan dari pemerintahan kota kecil surga kuliner tersebut.

Disampaikannya indeks reformasi birokrasi Kota Padangpanjang meningkat 50,49 persen pada 2018 menjadi 52, 82 persen di 2020 dan ditargetkan 54,02 untuk tahun 2021 ini. Sedangkan sistem akuntabilitas meningkat dari 58,69 persen dengan predikat CC di 2020, menjadi 60,80 dengan peringkat B dan ditargetkan mencapai 61 persen pada 2021. Termasuk audit BPK terhadap laporan keuangan daerah, berhasil dipertahankan dengan Tanpa Pengecualian selama 5 tahun berturut-turut.

"Banyak sekali capaian penghargaan yang diberikan terhadap Kota Padangpanjang , baik tata kelola pemerintahan, capaian kinerja, yang Alhamdulillah berkat sinerji kuat bersama Ketua DPRD dan segenap anggota dewan serta Forkopimda. Insya Allah ini bisa menjadi semangat kita bersama, sekaitan dengan penyelenggaraan multi iven olahraga Porprov sebagai tuan rumah pada 2023 mendatang," tutur Wako Fadly.

Wako Fadly juga mengungkapkan rasa syukurnya atas kondisi perekonomian Padangpanjang yang mulai bangkit dan menggeliat kembali pasca diterpa pandemi Covid. Berharap Padangpanjang mampu membuktikan kebangkitan ekonomi bisa mencapai target 4-5 persen.

"Semoga tahun mendatang bisa menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya, dan berdoa pandemi bisa segera berakhir. Sehingga nawaitu kita bersama mewujudkan Padangpanjang Bangkit dan Berjaya dapat tercapai dalam ridho Allah SWT," harap Wako Fadly.

Sementara itu Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah berharap HJK menjadi momentum penting dalam sejarah perjalan kota untuk terus bangkit dalam berbagai keberhasilan yang telah diperoleh dengan tetap berpegang pada ketentuan penyelenggaraan pemerintah untuk meningkatkan kesejateraan masyarakat.

Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi bagi pemerintah dan masyarakat Padangpanjang , yang paling terbaik dalam penerapan vaksin di Sumbar. Capaian per Oktober sudah mencapai 99,82 persen untuk dosis pertama dan 91,43 persen terhadap dosis kedua, yang diyakini merupakan buah dari kolaborasi dan kebersamaan pemerintah dengan unsurnya serta segenap masyarakat.

"Alquran jelas menyebutkan, bahwa kita kompak dan bersatu, maka sukses demi kesuksesan akan datang. Ini juga menjadi salah satu alasan kenapa provinsi mempercayakan kegiatan digelar di sini, karena dari segi Covid, Padangpanjang paling teraman dibanding daerah lain di Sumbar. Imbasnya tentu membawa berkah terhadap perbaikan kondisi perekonomian," beber Mahyeldi sembari menyebut imbas balik kontribusi Padangpanjang terhadap Provinsi Sumbar.

Mahyeldi juga meyakini bahwa Pemko, DPRD dan Forkopimda Padangpanjang akan melakukan yang terbaik untuk membangun kesejateraan masyarakat Padangpanjang khususnya dan Sumbar pada umumnya. Disampaikannya bahwa bukti kongkrit telah ditunjukan para pemangku kebijakan di Kota Padangpanjang dengan berbagai peningkatan di banyak sektor sebagai mana dibeberkan Wako Fadly.

"Ini juga menjadi bukti bahwa arah kebijakan pembangunan Kota Padangpanjang telah berada pada jalur yang tepat. Hal itu harus menjadi spirit bagi para pemangku amanat untuk menatap masa depan, dalam menjadikan Padangpanjang lebih maju dan lebih baik lagi," tegas Mahyeldi mengimbau.

Melalui momentum HJK itu, Gubernur Mahyeldi juga menyampaikan pesan terkait dengan kunci sukses penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pertama disampaikannya, menciptakan program inovatif sebagai kunci percepatan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah dan upaya daerah meningkatkan kesejateraan masyarakat.

"Karena itu pemerintah, tokoh dan masyarakat jangan takut melakukan perubahan, terobosan dan inovasi, karena telah dilindungi undang-undang 23 tahun 2004. Inovasi dan terobosan penyelenggaraan pemerintah akan memberikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang ada," terang Mahyeldi yang dilanjutkan dengan prosesi penyerahan pin emas terhadap sejumlah tokoh dari berbagai bidang pengabdian.

Editor: Fitria Marlina