Layanan Antar Jemput, Cara Polres Solok Percepat Vaksinasi Covid-19

Polisi menjemput warga yang hendak melakukan Vaksin Covid-19
Polisi menjemput warga yang hendak melakukan Vaksin Covid-19 (Ist)

Solok, Klikpositif - Percepatan vaksinasi Covid-19 menjadi prioritas bagi Polres Solok, Sumatra Barat. Untuk meningkatkan partisipasi, Polisi bahkan memanjakan masyarakat dengan layanan antar jemput ke rumah.

Dalam seminggu terakhir, belasan polisi dari Polsek Kubung dan Polres Solok yang diperbantukan turun ke rumah-rumah di berbagai jorong, jemput antar warga yang belum vaksin di wilayah Kecamatan Kubung.

baca juga: Vaksinasi untuk Siswa Usia 6-11 Tahun di Payakumbuh Mulai Dilaksanakan

Agar lebih efektif, polisi sengaja menggunakan sepeda motor. Tidak semua rumah masyarakat bisa diakses dengan mobil. Selain itu, biaya operasional bisa lebih irit dan tidak memancing kerumunan.

"Memang kita sengaja pakai sepeda motor, biar lebih cepat dan efektif, selain itu bisa antar jemput warga hingga ke rumah masing-masing," terang personil Polsek Kubung yang juga Bhabinkamtibmas di Nagari Gaung.

baca juga: ACT Bangun Sumur Wakaf Di Danau Kembar Solok

Dalam sehari, satu orang personil bisa melakukan antar jemput 15 orang warga. Warga yang diberikan layanan antar jemput rata-rata yang tinggal di daerah pinggiran.

"Sudah sejak seminggu terakhir, ada 15 sepeda motor yang kita kerahkan untuk antar jemput warga kita yang belum vaksin," tutur Kapolsek Kubung, Iptu Pajri, Kamis (2/12/2021).

baca juga: Israel dan AS Laporkan Kasus Flurona, Apakah Lebih Bahaya dari Covid-19 atau Flu?

Inovasi layanan antar jemput dilakukan oleh personil Polres Solok dan Polsek Kubung tidak terlepas dari upaya mempercepat vaksinasi Covid-19 di kecamatan Kubung. Masyarakat diarahkan ke pusat layanan vaksinasi yang ada.

Rata-rata, dalam sehari jumlah masyarakat yang mendatangi pos pelayanan vaksin di wilayah Polsek Kubung mencapai 400 orang. Sebagian diantaranya diantar dan jemput oleh personil polisi.

baca juga: Bidan Diharapkan Dorong Pelaksanaan Program KIA dan KB di Kabupaten Solok

"Yang aksesnya agak jauh dan sulit dijangkau, kita jemput dengan sepeda motor, dan setelah selesai vaksin kita antar kembali lagi ke rumah," terangnya.

Sesuai dengan pencanangan nasional, pada akhir tahun 2021 ditargetkan minimal 70 persen masyarakat sasaran vaksin sudah menjalani vaksinasi. Hal ini untuk mendorong terwujudnya kekebalan Kelompok atau herd immunity.

Pihak kepolisian menjadi salah satu sektor penting dalam mewujudkan herd immunity. Program Sumatra Barat Sadar Vaksin (Sumdarsin) sangat berpengaruh signifikan dalam peningkatan kesadaran masyarakat terhadap vaksinasi.

Inovasi yang dilakukan oleh personil polisi ini mendapat respon positif dari masyarakat. Menurut Mira, warga jorong Lansanak Bukik Kili. Menurutnya, pelayan yang diberikan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

"Sangat terbantu, diantar langsung sama pak Polisi," ungkapnya saat menjalani vaksinasi Covid-19 di Musala Nurul Agung, Bukik Kili Nagari Kotobaru.

Dalam vaksinasi yang dilakukan tersebut, dari 249 orang yang menjalani scrining, 230 diantaranya mendapatkan suntikan vaksin, termasuk Mira yang menjalani vaksinasi untuk dosis kedua.

Kendati vaksinasi Covid-19 sudah semakin meluas, masyarakat diminta untuk tetap disiplin menerapkan protokol Kesehatan. Penggunaan masker dapat mencegah penularan secara langsung virus Corona.

Editor: Syafriadi