Isu Pungli Kepala Puskesmas Padang Alai, Ini Klarifikasi Kadis Kesehatan Padang Pariaman

Puskesmas Padang Alai
Puskesmas Padang Alai (Istimewa)

PADANG PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Beredar isu tentang Kepala Puskesmas Padang Alai, di kawasan Kabupaten Padang Pariaman -Sumbar melakukan pungutan liar serta kecurangan dalam pencairan TPP.

Perihal isu tersebut langsung dibantah oleh Kepala Dinas Kesehatan Padang Pariaman , Yutriadi Rivai.

baca juga: Terbukti Berikan Keandalan, Lokasi Tambak Udang Kembali Jadi Pelanggan Premium PLN

"Terkait isu tersebut, saya telah datang ke Puskesmas Padang Alai dan melakukan pembinaan. Kami lakukan pertemuan dengan kepala puskesmas serta 29 staf puskesmas untuk mencari kebenaran apakah isu itu nyata atau berita bohong," ungkap Kadis Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman , Yutriadi Rivai kepada KLIKPOSITIF , Jumat 3 Desember 2021 malam.

Lebih lanjut Kadis itu menuturkan, setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh pihaknya kepada kepala puskesmas dan staf yang hadir ternyata hal yang diisukan itu tidak benar.

baca juga: Hari Jadi Padang Pariaman ke-189, Audy: Berprestasi dan Kompak

"Setelah saya dengar seluruh pendapat baik staf puskesmas maupun kepala puskesmas ternyata tidaklah benar adanya pungutan liar serta masalah masalah lainnya yang menjadi bahan perbincangan," jelas Yutriadi Rivai.

Dia juga amat menyayangkan karena isu tersebut telah beredar informasi hoax berupa video dan berita tanpa sumber yang menyudutkan kepala puskesmas .

baca juga: Sebanyak 9 Orang Pelaku Penganiayaan Pakai Samurai Ditangkap Polisi di Padang Pariaman

"Dalam video dan berita serta selembar surat pengaduan tanpa identitas, ada 9 tudingan yang dilemparkan. Seperti, kepala puskesmas tidak transparan terkait keuangan dana BOK, DAU dan BLUD," sebut Kadis itu.

Lalu isu terkait pembagian dana covid, pemotongan perjalanan dinas, kesenjangan peraturan, serta kecurangan pencairan TPP.

baca juga: Miliki Sabu, Pria di Padang Pariaman Ditangkap Polisi

"Sekali lagi saya tegaskan kalau berita dan isu tersebut tidaklah benar. Jikapun itu benar kami sendiri yang akan menindak," ulas Yutriadi Rivai.

Pihaknya berharap kepada seluruh tenaga medis atau staf di puskesmas jika ada persoalan atau masalah jangan diumbar umbar sehingga menjadi isu atau berita bohong.

Ke depan pihaknya akan melakukan pembinaan menyeluruh kepada puskesmas di Padang Pariaman untuk meningkatkan kapasitas atau pelayanan untuk publik.

"Yang saya takutkan, jangan karena sibuk mengurus isu yang tidak jelas akhirnya membuat pelayanan publik terganggu. Saya berharap agar seluruh tenaga medis fokus terhadap pelayanan dan jika ada persoalan, lapor langsung ke saya," jelas Yutriadi Rivai.

Terpisah, Kepala Puskesmas Padang Alai, Siska Wati. SKM juga menanggapi perihal isu yang menuding dirinya.

"Saya juga baru tahu kalau ada isu terkait hal tersebut. Menyikapi hal itu, Kepala Dinas sudah datang ke Puskesmas serta melakukan pembinaan terhadap kami semua," jelas Siska Wati. SKM.

Meskipun demikian dia mengakui kalau ada beberapa persoalan di puskesmas tersebut.

"Saya juga tidak menafikan ada beberapa hal yang harus diperbaiki di puskesmas seperti pinger print yang rusak dan hal lainnya. Namun terkait isu dana BOK, DAU serta BLUD, saya tidak bisa terima. Begitupun dengan 9 poin surat pengaduan yang dibuat entah oleh siapa," ungkap Siska.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi