Menlu Sebut Indonesia Siap Tambah 1.000 Personel Penjaga Perdamaian

Menlu Retno Marsudi
Menlu Retno Marsudi (net)

KLIKPOSITIF -Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Retno LP Marsudi mengatakan Indonesia berkomitmen penambahan sekitar 1.000 personel dan penguatan kapasitas penjaga perdamaian (peacekeepers) Perserikatan Bangsa-Bangsa ( PBB ). Komitmen ini merupakan bagian dari kontribusi Indonesia guna mendukung penguatan Misi Pemeliharaan Perdamaian PBB .

"Komitmen memajukan pelatihan dan peningkatan kapasitas para peacekeepers mutlak diperlukan guna mendukung mandat Misi dan memastikan keselamatan mereka," ujar Menlu Retno dalam pertemuan virtual 4th UN Peacekeeping Ministerial (UNPM) dengan tema "Partnership in Training and Capacity Building".

baca juga: Bakal Hapus Jaringan 3G, Telkomsel Tingkatkan Peralihan ke 4G

Menlu Retno menyampaikan bahwa pelatihan dan peningkatan kapasitas diperlukan untuk mendukung peacekeepers yang seringkali bertugas di situasi yang berbahaya. Untuk itu, ia menekankan dua hal penting yang perlu dilakukan untuk mendukung pelatihan dan peningkatan kapasitas para penjaga perdamaian tersebut. Pertama, pelatihan dan peningkatan kapasitas harus sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

"Di masa pandemi seperti saat ini, peacekeepers kita mendapat tugas tambahan. Mereka harus dapat mendukung negara tempat Misi untuk penanganan pandemi. Di sinilah pengetahuan mengenai kesehatan komunitas menjadi hal yang penting," ujarnya.

baca juga: Pemerintah Terbitkan Aturan Isolasi Mandiri Pasien Covid-19 Omnicron

Menlu menekankan pentingnya investasi seluruh negara bagi kemitraan yang inovatif. Triangular Partnership Project (TPP) yang akan berlangsung di Indonesia pada tahun 2022 merupakan salah satu wujud sumbangsih Indonesia dalam mendukung inovasi kemitraan. "Penguatan kemitraan yang inovatif ini juga perlu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas peacekeepers perempuan, khususnya dalam perlindungan warga sipil," ujar Retno.

Editor: Ramadhani